Wednesday, 27 February 2013

Ice Hockey, Ice Skating.


Akhir Januari kemarin gw dapet kesempatan nonton pertandingan Ice Hockey. Entah gimana caranya pihak kampus bisa arrange kasih tiket murah ke para mahasiswanya. Kita cuma bayar 50 Krona dari harga tiket yang biasanya 150 Krona.

Pertandingan cuma berakhir 2-1 dengan kekalahan tuan rumah. Tapi pertandingannya cukup menghibur. Jadi ajang teriak memaki lawan dan ngecengin pemain hockeynya. Padahal muka pemainnya juga ga keliatan. secara pada pake helm.

Beberapa hari sebelum nonton pertandingan Ice Hockey, gw n beberapa teman jajal Ice Skating di Sport Centre deket kampus. Dengan berbekal Juara Sepatu Roda 17 Agustusan tingkat RT, gw berhasil meluncur dan ga jatuh sama sekali. Suatu pencapaian yang sangat besar buat gw pribadi. Hahaha...

Melihat crowd yang ada di lapangan ice skating, gw menyimpulkan bahwa Ice Skating layaknya Badminton di Indonesia. Dari kecil Badminton udah jadi olahraga basic buat kita. Gw liat banyak orangtua yang ngajarin anak2nya mulai dari umur 7 tahunan.

A little bit out of topic, gw suka cara para orangtua disini menghabiskan waktu weekend yang ga cuma sekedar ke Mall. Kalau lagi iseng jalan-jalan keliling kota pas weekend, selain pusat olahraga kita bisa liat para orangtua bawa anak-anaknya ke taman atau perpustakaan publik. Sesekali gw coba ke perpus pas weekend dengan perkiraan bakal ketemu suasana nan sepi, eh ternyata banyak anak kecil berkeliaran. Di perpustakaan publik ini ada corner khusus anak2 lengkap dengan mainan dan karpet2 lucunya.


Jajal Ice Skating


The Game



Lagi beruntung papasan sama Sang Maskot

Saturday, 2 February 2013

Cerita dibalik foto-foto candid

Berikut ini adalah foto-foto pilihan yang gw ambil dari seribuan hasil jepretan gw selama Euro Trip. Foto-foto favorit gw ini kebanyakan candid, walaupun ada beberapa yang minta ijin dulu sama objeknya ato majikan objeknya!


Foto ini gw ambil di Menara Pisa. Anjing retriever yang ngiler sama hotdog majikannya. Majikannya pelit amat, masa ga dikasih sedikitpun -_-"


 Adek cantik ini antri pas depan gw waktu di Colloseum. Berhasil dapet mukanya karena gw senyum2in mulu, dan sukses foto tanpa ketauan nyokapnya :D
Btw, satu-satunya foto yang gw ambil didalam Colloseum! Karena pas setelah antri, gw tepar dideket gerbang gara-gara sakit bulanan. Ga cuma itu, gw akhirnya duduk terkapar di ruang security dan harus dibawa pake kursi roda ke pool taksi untuk pulang ke hotel. Sempet mo ditawarin ambulan tapi gw nolak! 


Jajanan permen di Mercat de la Boqueria, Barcelona a.k.a Pasar Tradisional! Jarang-jarang gw liat pasar sampe jadi objek wisata gini. Padahal ga beda jauh sama pasar modern-nya Bintaro.

Di pasar ini juga gw sempet jajal resto seafood sambil makan: Omelette, sate udang-jamur, dan salmon steak. Saking banyak-nya menu yg dipesen, pelayannya sampe nanya "Blom pada sarapan ya?" -__-"
Ada juga jus-jus mixed yang dijual disini. Favorit gw adalah Coconut-Strawberry. Sebagai orang yang ga suka kelapa, gw salut sama paduan rasa 2 buah ini.





Walaupun terlihat seperti kawanan boyband yang mo nyerang si cewek, sebenernya foto ini terjadi karena Jembatan di Port of barcelona yang sempet ditutup untuk penyebrangan karena mau ada kapal lewat. So setelah jembatan dibuka lagi, kejadian ini udah berasa adegan 2 SMA tawuran mo saling serang dari sisi yang berlawanan. Hahaha...

Doa di vatikan! no further explanations!


Iyaa...Bapaknya emang ganteng, tapi gw suka sama chemistry yang ketangkep di foto ini. What a lovely father ( tetep salah fokus)

 Apple Store yang super rame di kawasan Plaza Catalunya, Barcelona.



Tipe anjing favorit gw, Siberian Husky!!! Ketemu di Vatikan. Gw memberanikan diri nyamperin majikannya buat foto langsung. Eh ternyata si Husky atraktif bener. Walaupun dengan baik hati sang majikan udah ngarahin gaya, tetep aja hasil-nya nge-blur!
...dan pada ahirnya nemu juga Husky pas di Madrid, dan gw berhasil foto bareng!



Thursday, 29 November 2012

When Autumn girl met Autumn Season

Hampir dua bulan ga Posting. Bahkan musim gugur yang belom di-publish udah mau selese dan mulai masuk Winter.

Sudah 3 mata kuliah lewat, 3 exam, dan 2 nilai pun sudah keluar. Not too good, not that bad. Feel a bit disoriented right now... kinda demotivated. Maybe that's why I skipped lot of classes lately. Move on lahh...  I bounce back already, though. We'll make a lot of fun with the rest 12 months, aaiightttt!?!?

Ngomong-ngomong soal Musim Gugur. Gw pernah dipanggil Autumn Girl sama salah satu temen gw pas kuliah. Why? karena gw selalu punya baju n barang2 bertema Musim Gugur. Pilihan warna baju, tas, dompet gw ga jauh2 dari warna Coklat, Army, Merah Marun, n Jingga. Kebanyakan koleksi baju gw juga dari TRISET. Secara koleksi baju-baju triset jaman itu kan warnanya gtu semua. Alhasil gw sering dipanggil Autumn Girl. So I was the Autumn Girl who finally met Autumn Season :D





Tuesday, 9 October 2012

"Explore New Things" Mission: Malmo City Library

Kejadiannya baru tadi malam, ketika gw mati gaya dan seperti biasa end-up nonton TED. Ada obrolan yang menginspirasi judulnya "Try Something New in 30 Days". Si Pembicara mendorong kita untuk melakukan hal-hal baru yang sudah lama ingin dilakukan--selama 30 hari. Apa saja, bisa bertema menambah (nambah temen, nambah wawasan, nambah buku bacaan) atau mengurangi (No Socmed for a day, no spicy food, no sugar, dll).

Gw teringat pula  sama #Misi21 nya Rene Suhardono. Kalau ini lebih kompleks. Melakukan hal-hal baru selama 21 hari beruturut-turut. Namun jika misi-nya terputus ditengah-tengah, kita harus mengulang dari  hari pertama lagi  dan dengan  aktivtas yang dilakukan harus berbeda pula dari misi yang 'gagal' sebelumnya. Tema misi21 ini Awesome & Sinless. Maksudnya? yaa ga sekedar coba makanan sana-sini. Itu mah biasa. Misalnya dengan Masak makanan sendiri dan dibagi ke tetangga-tetangga. Semacam itu lah. Sinless maksudnya, jangan bikin dosa. Misalnya Nyoba makan Porky sambil minum Cognac  -__-"

Setelah terinspirasi dari dua orang itu, semaleman gw menulis puluhan list "New Things To Do" sampe jam 12 malem. Well, Mumpung tinggal di Kota yang asing, rugi juga setahun kalau cuma dihabisin sama rutinitas kuliah dan pekerjaan rumah tangga (?). Many things to explore here! Ada sekitar 40 list yang gw tulis, dan malam itu juga gw putuskan list pertama yang akan gw lakukan adalah Mendaftarkan diri dan pinjam buku di Malmo City Library (Stadbibliotek).

Singkat cerita, setelah selesai kuliah sore tadi gw langsung naik bis ke City Library. Sebenarnya ada misi terselubung lain yang gw saya lakukan. Gw itu dasarnya PENAKUT! Selain naik lift (sendiri), Gw paling takut nyasar dan pergi sendirian. Di Bis udah deg-degan aja bakal  nyasar, padahal direction udah jelas banget. Wong tinggal naik bis sekali terus jalan kaki kok, sok-sokan pakai GoogleMap pula.

City Library terdiri dari 2 bangunan besar yang terhubung. Satu bangunan lama dan satu bangunan modern, dengan pintu masuk pas ditengah-tengah. Masuk ke City Library kita bakal langsung ketemu recepsionist's desk dan mesin-mesin pengembalian buku. Setelah isi formulir dan menunjukkan paspor, gw langsung diberi Kartu Anggota dan Nomor PIN oleh resepsionis, dan langsung bisa pinjam buku hari itu juga.

It's Time To Explore!
Ruangan-ruangan City Library dibagi dalam banyak kategori di 4-6 lantai terpisah (lupa pastinya ada berapa lantai). Bagian-bagian yang saya ingat: Traveling, biografi, musik, dvd, design, sejarah, anak-anak, dan beberapa yang dijelaskan dalam bahasa swedia jadi saya kurang ngeh. Ada juga section yang dibagi berdasarkan Bahasa-nya (selain bahasa swedia), sayang ga nemu buku Indonesia.

Di Bagian sejarah, koleksi buku dibagi-bagi per negara. Ada sejarah tentang Palestina, Israel, Indian, Jepang, dll. Begitu juga dengan traveling, buku-buku dibagi per benua dan negara, dan kebanyakan bukunya Lonely Planet dan National Geographic.

Di Section 'Design', banyak buku tentang style-style arsitektur, interior, bahkan fashion. Gw pun sempet nemu buku tentang Batik Indonesia

Bagian Biografi juga ga kalah menarik, ada koleksi buku-buku Mao, Obama, Castro, Che, Thatcher, Hillary Clinton, Bush, dll. Sebenernya pingin banget pinjem buku dari section ini, tapi ga yakin bisa melahapnya dalam waktu singkat. Lagian kebanyakan bahasa Swedia.

Ruangan yang menurut gw paling fotogenik adalah bagian novel di lantai 2 dengan pemandangan section bagian Biografi diatasnya. Di sini juga pengunjung bisa duduk-duduk santai dipinggir jendela sambil baca buku dan minum kopi. Tempat duduk sebenernya tersebar di seluruh section. Bahkan ada yang bisa sambil selonjoran.

Karena gw bingung mau pinjam buku apa, akhirnya gw asal ngambil dari bagian Traveling dan pinjam buku tentang Italy dan Sicily.

Peminjaman dan pengembalian buku memakai sistem elektronik. Maklum dari kampung, alhasil gw ngerepotin staf perpus untuk mengajarkan cara pakai mesinnya. Kita tinggal gesek kartu anggota ke mesin peminjaman terdekat, pencet PIN, lalu tempel buku-buku yang mau kita pinjam ke mesin barcode, setelah itu kita dapat receipt untuk tanggal pengembalian buku. Buku-buku ini mesti dikembalikan dalam tempo 4 minggu.

Demikian laporan Misi Pertama Saya. Mission Accomplished, Jenderallll!!!

Oiya, Misi lain adalah: Nyoba Kamera Baru! Aheyy! :D

Novel Section, diatasnya Biografi


Traveling Section

All About Italy

Mesin Peminjaman Buku

Olb Building

New Building

Entrance

Kartu Anggota

Buku Pinjaman

Monday, 1 October 2012

First (two) weeks in Sweden

Kesan pertama yang gw tangkap ketika sampai di Kota ini adalah: NYAMAN. Yapp..walaupun mesti struggle sama cuaca yang lebih dingin dari di Indonesia, tapi gw merasa cukup nyaman disini. Di kota ini masyarakat-nya bisa dengan nyaman jalan kaki, sepedaan, naik angkutan umum, dan naik mobil. Infrastruktur transportasi sangat tertata dengan baik. Gw pun ga kalah kecipratan dengan dapet langganan kartu bis kota gratis selama disini.

Old Buildings everywhere! Kota ini juga diramaikan dengan bangunan-bangunan tua yang dirawat dengan baik. Walaupun interiornya kebanyakan sudah berubah menjadi modern, tapi keaslian fisik bangunan-bangunan tua nya masih dijaga.

Kenyamanan lain adalah tempat tinggal gw. Gw dapet kamar yang lebih mirip rumah minimalis. Kamar gw dilengkapi dengan kamar mandi, walking closet, dapur kecil, tempat tidur n meja belajar standar, plus akses internet super cepet.

Ngomong-ngomong soal akses internet. di Orientasi Kampus kemaren gw dapet pengantar IT. Selain mengajarkan sistem IT di kampus, kita juga dikenalin website-website menarik yang bisa nambah banyak Ilmu. Misalnya Coursera, website yang menyediakan kursus gratis dari dosen-dosen universitas ternama macam Harvard, Yale, Princeton, dll. Kita bisa pilih kursus yang ditawarkan, nanti ada quiz, assisgnment, and ujiannya juga. Bener2 berasa kursus. Sertifikat pun dapet lho! Website lain yang mirip ada Khan Academy, gfclearnfree.org, grovo.com, dll. Ada juga website untuk buat presentasi kaya' Prezi, lucidchart & Sliderocket. Kalo favorit gw yaa TED.Com, soalnya lebih simple & lebih ke share of thoughts. Rentang waktu tiap presentasi ga lebih dari 40 menit.
Pengantar IT ini agak ngebuka mata gw. Biasanya buka akses internet cuma nengok email, website sosial media, youtube, berita, dan website standar lainnya---gw jadi tersadar...ternyata kalo mau, lo bisa jadi pinter melalui Internet! Penekanan pada "KALO MAU".

Selama orientasi gw juga dikenalin lingkungan kota Malmo. Mulai dari tempat belanja groceries, malls, perpustakaan, taman-taman (Malmo terkenal dengan tamannya yang banyak), sarana olahraga, Bank, Klinik, dan other interesting sites. Oiya, gw juga diajarin bahasa swedia praktis! :D

Tinggal sendiri jauh dari rumah yaa semuanya serba sendiri. Tiap pulang dari kampus, kerjaan gw sampe kamar ga jauh2 dari nyuci baju, nyetrika, nyuci piring, beres2, masak. Masakkk?!?! akhirnya gw (terpaksa) bisa masak. Alhamdulillah disini dipermudah sama bumbu2 yang siap pakai dan makanan2 kalengan. Walaupun sementara cuma bisa aneka Pasta, sup, dan oseng2 tapi gw cukup bangga sama hasil masakan gw!!! *Angkat penggorengan tinggi ke udara*
Tapi milih-milih bahan makanan mesti pinter juga. Walaupun judulnya bukan Porky, tapi mesti jeli juga liat unsur2 makanannya. Kalopun daging ayam ato sapi, kan mesti consider juga pemotongannya gimana. Alhamdulillah ada Supermarket yang punya Halal Corner.

Karena 2 minggu ini jadwal gw belum padat, gw dan beberapa temen Indonesia meluangkan waktu jalan2 tiap pulang kampus. Nyoba beberapa makanan, tempat2 belanja, atau sekedar jalan nyusurin pusat keramaian. Tapi favorit gw sih ke Flea Market pas Weekend, gw bisa dapet baju seharga 5-20 Krona, atau Jaket Tebel seharga 100 Krona.

Hubungan mahasiswa dan keluarga2 dari Indonesa juga akrab. Weekend pertama kami jadi tuan rumah acara Kedubes Indonesia untuk Swedia bersama komunitas diaspora Indonesia. Weekend kemarin kami diundang oleh salah satu keluarga Indonesia untuk makan siang di rumahnya.

Over all...So far So Good.

Tapi tetep kangen Jakarta, Indonesia dengan segala permasalahannya. Kadang ngerasa kesepian di kamar. Mau ngajak chat temen2 di Indo tapi udah pada tidur, palingan sisa-sisa yang Insomnia sama yang kerja jadi Satpam shift malam...hahaha! eehhh...giliran gw lagi asik tidur, HP berisik banget bunyi Notifications!

Btw, Ada hikmahnya juga gw berangkat dalam keadaan Jomblo, jadi ga mesti nambah beban pikiran dan waktu dengan punya hubungan LDR!Waktu udah abis buat masak, nyuci n nyeterika cuyyyyy!!!

Ahhh...Hidup terlalu indah dan Kota ini terlalu cantik untuk buang waktu mikirin hal-hal ga penting. Entar tahun depan udah pulang malah bilang: "huaaa...how much I Miss Malmo!!!"  *jadi lo maunya apaaa -___-"

Then, I promise I'll embrace it everyday my life here. Ga boleh ngeluh! Semangattt!


"It is not the strongest of the species that survives,
nor the most intelligent that survives.
It is the most adaptable to change."
-Charles Darwin-





View dari Kamar pas Kabut



Penyamaran Sempurna!!!

Gedung Kampus yang bakal selesai d Renov tahun depan

Sekitar Gustav Adolf

Orsund Bridge
Flea Market
City Hall with Sari n Desi

Makan Siang di Rumah Pak Kiki

My first Spaghetti

Kamar Sisi dapur


Deket Konserthuset
Belanjaan dari IKEA